× Home Daftar Isi Tentang Blog Contact Us
Menu

Humanesian

Economic and Accountant

Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

ekonomi

Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

3.1. Permintaan

Hubungan antara harga dan kuantitas permintaan dapat dinyatakan dalam fungsi permintaan. Secara matematis, hubungan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut.
Qd = f(P)
Keterangan :
Qd = Jumlah barang yang diminta
f(P) = Fungsi dari harga
Terdapat tiga jenis permintaan, yaitu sebagai berikut.
a. Permintaan efektif, adalah permintaan terhadap barang atau jasa yang diikuti kemampuan daya beli dari konsumen atau pembeli.
b. Permintaan potensial, adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang diikuti kemampuan membeli tetapi belum dilaksanakan oleh konsumen atau pembeli tersebut.
c. Permintaan absurd, adalah permintaan terhadap barang atau jasa yang tidak diikuti kemampuan membayar atau daya beli dari konsumen atau pembeli.
a. Hukum Permintaan
Hal penting yang berkaitan dengan permintaan adalah hukum permintaan. Hukum permintaan berbunyi: 
Jika harga suatu barang dan jasa naik (dalam keadaan ceteris paribus, dengan faktor-faktor lain dianggap tetap), kuantitas yang diminta akan berkurang. Demikian juga sebaliknya, jika harga-harga barang dan jasa turun, kuantitas yang diminta akan bertambah.
Dengan demikian, dalam hukum permintaan, hubungan antara harga dan kuantitas permintaan berbanding terbalik, sehingga kurva permintaan digambarkan sebagai kurva yang memiliki kemiringan (slope) negatif
Avenger X Sia Siberian https://verystream.com/stream/hPckTBpdoRM
Contoh Soal (SPMB 2000) :
Jika harga teh jatuh dan permintaan terhadap gula meningkat, maka gula dalam hubungannya dengan teh merupakan barang ....
a. pengganti
b. inferior
c. bebas
d. pelengkap
e. netral
Penyelesaian:
Jika harga teh jatuh dan permintaan gula meningkat, maka gula dalam hubungannya dengan teh merupakan barang komplementer atau pelengkap. Jadi barang komplementer terjadi Px naik maka Dy turun.
Jawaban : D
b. Skedul dan Kurva Permintaan
Ada suatu hubungan jelas antara harga suatu barang dan jumlah barang yang diminta, dengan catatan faktor lain tidak berubah. Hubungan antara harga dan kuantitas yang dibeli disebut sebagai skedul atau tabel permintaan. Skedul atau tabel permintaan yang digambarkan secara grafik disebut sebagai kurva permintaan. Kurva permintaan digambarkan sebagai garis yang bergerak dari kiri atas ke kanan bawah atau memiliki slope negatif.

Tabel 1. Skedul Permintaan Barang A, B, C, D, dan E
Situasi
Harga (P) (dalam rupiah)
Kuantitas (Q) (dalam unit)
A
500
9
B
400
10
C
300
12
D
200
15
E
100
20
Kurva Permintaan Barang A, B, C, D, dan E
Kurva 1. Permintaan Barang A, B, C, D, dan E

3.2. Penawaran

Hubungan antara harga dan kuantitas permintaan dapat dinyatakan dalam fungsi penawaran. Secara matematis, hubungan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut.
Qs = f(P)
Keterangan :
Qs = Jumlah barang yang ditawarkan
f(P) = Fungsi dari harga
a. Hukum Penawaran
Hal penting lainnya yang berkaitan dengan penawaran adalah hukum penawaran. Hukum penawaran berbunyi:
Jika harga suatu barang dan jasa naik (dalam keadaan ceteris paribus), kuantitas yang ditawarkan akan bertambah. Demikian juga sebaliknya, jika harga-harga barang dan jasa turun, kuantitas yang ditawarkan juga akan berkurang.
Dengan demikian, dalam hukum penawaran, hubungan antara harga dan kuantitas penawaran berbanding lurus, sehingga kurva penawaran digambarkan sebagai kurva yang memiliki kemiringan (slope) positif.
b. Skedul dan Kurva Penawaran
Terdapat suatu hubungan yang jelas antara harga suatu barang dengan jumlah yang ditawarkan, dengan catatan faktor lain tidak berubah. Hubungan antara harga dan kuantitas yang dijual atau ditawarkan ini disebut sebagai skedul penawaran. Skedul penawaran yang digambarkan secara grafik disebut sebagai kurva penawaran. Kurva penawaran digambarkan sebagai kurva yang bergerak dari kanan atas ke kiri bawah atau memiliki slope positif.

Tabel 2. Skedul Penawaran terhadap Jagung
Situasi
Harga (P) (dalam rupiah)
Kuantitas (Q) (dalam unit)
A
500
18
B
400
16
C
300
12
D
200
7
E
100
0
Tabel 2 memperlihatkan kuantitas jagung yang diproduksi dan dijual produsen pada berbagai tingkat harga. Perhatikan bahwa Tabel 2 memperlihatkan hubungan langsung atau positif antara harga dan kuantitas yang ditawarkan.
Kurva Penawaran
Kurva 2. Penawaran terhadap Jagung


Loading...

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

en-PO

Loading...

Kategori

akuntansi ekonomi kewirausahaan manajemen pajak pkn politik sejarah seni budaya sosiologi

Popular Posts

  • Soal Biologi tentang Jamur (Fungisida) dan Kunci Jawabannya
    Jamur (Fungsida 1) I. Pilihlah jawaban pertanyaan ini dengan tepat dan benar ! 1. Perhatikan gambar berikut : Bagan yang berlabel x...
  • Kumpulan Soal Biologi Kelas XI Semester I
    Berikut ini ditampilkan beberapa contoh soal pelajaran biologi agar pebelajar dapat dengan muda termotivasi untuk belajar biologi. Sebab bag...
  • Soal Biologi BAB Penelitian Ilmiah
    BAGIAN 1 Jawablah pertanyaan ini dengan benar ! 1.        Sebutkan ciri-ciri ilmu ! 2.        Jelaskan cabang-cabang biologi : Ekol...
  • Contoh Kasus Etika Profesi Akuntansi
    Didalam dunia akuntansi. akuntan mempunyai suatu etika yang harusnya dipatuhi dan dijalankan oleh setiap anggota. Kode Etik IkatanAkuntan ...
  • Pengertian Audit Menurut Ahli
    Pengertian Audit -  Apa itu audit?  Pasti sudah sering dengar atau paling tidak pernah dengar. ditelevisi pun juga sudah banyak kata kata ...
  • 10 Kantor Akuntan Publik Besar di Indonesia
    Kantor Akuntan Publik di Indonesia -  Sebelumnya saya sudah tulis artikel tentang pengertian dan syarat syarat mendirikan KAP di Indonesia, ...
  • Metode Penghitungan Indeks Harga
    Metode Penghitungan Indeks Harga Secara garis besar, ada dua metode penghitungan indeks harga, yakni metode tidak tertimbang dan metode t...
Loading...

Arsip Blog

Ehcrodeh. Powered by Blogger.
Copyright © Humanesian. Template by : Petunjuk Onlene