× Home Daftar Isi Tentang Blog Contact Us
Menu

Humanesian

Economic and Accountant

FUNGSI SOSIOLOGI DALAM PEMECAHAN MASALAH SOSIAL

sosiologi

Masalah merupakan keadaan yang dianggap sebagai suatu kesulitan yang perlu diselesaikan. Masalah muncul karena ada kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Masalah sosial yang ada di masyarakat berkaitan dengan nilai-nilai dan lembaga kemasyarakatan. Disebut masalah sosial karena dapat mengganggu keharmonisan di masyarakat. Oleh karena itu masalah sosial harus ada pemecahan- nya agar tercipta kestabilan dan keharmonisan di masyarakat.

Metode pemecahan masalah sosial ada 3 (tiga):

1.Metode antisipatif: tindakan yang sifatnya mencegah, serta mempersiapkan untuk sesuatu yang mungkin terjadi.

2.Metode Represif: tindakan agar membuat jera pelaku pelanggaran.

3.Metode Restitusif: tindakan yang berupa pemberian penghargaan/reward kepada seseorang yang menaati hukum.
YST-207 https://onlystream.tv/dzhsa3x5rwkp
Beberapa gejala sosial yang dianggap sebagai masalah sosial:

1.Kemiskinan
2.Kesenjangan sosial
3.Masalah kependudukan
4.Disorganisasi keluarga
5.Kenakalan remaja
6.Masalah lingkungan sekitar

Memanfaatkan sosiologi 

Di atas sudah dinyatakan bahwa sosiologi / perspektif sosiologis bermanfaat untuk memahami dan mencari solusi atas masalah sosial. Untuk itu, dalam bagian ini akan ditunjukkan bagaimana memanfaatkan sosiologi / perspektif sosiologis untuk memahami masalah sosial. Di sini akan dipilih masalah kemiskinan. Alasannya, karena kemiskinan merupakan masalah sosial yang saat ini paling menonjol di indonesia.

Mengapa terjadi masalah kemiskinan ? menurut perspektif sosiologis, hal itu bisa dipahami berdasarkan teori. Menurut teori fungsional-struktural,setidaknya ada dua sebab terjadinya kemiskinan. Pertama, seseorang menjadi miskin karena ia gagal menyesuaikan diri dengan struktur sosial yang ada. Ia dipandang tidak menjalankan fungsinya secara baik, yaitu tidak bekerja secara optimal. Dengan kata lain, seseorang miskin karena ia malas bekerja. Kedua, seseorang miskin karena nilai-nilai kehidupan yang dianutnya tidak mendukungnya untuk menjadi pekerja keras. Dengan demikian, menurut teori fungsional-struktural, seseorang menjadi iskin karena kesalahan orang itu sendiri.

Sementara itu, menurut teori konflik sosial, seseorag itu miskin bukan karena ia tidak menyesuaokan diri dengan struktur sosial yang ada. Juga bukan karena ia tidak memiliki nilai-nilai yang mendukungnya seoarang pekerja keras. Melainkan, seseoarang menjadi miskin karena struktur sosial yang ada tidak adil. Jadi, seseorang miskin karena struktur sosial mengondisikan demikian.

Manakah yang benar diantara kedua perspektif tersebut? Kedua-duanya benar. Sebab, tidak ada gejala sosial yang disebabkan oleh faktor tunggal. Berdasarkan kedua perspektif sosiologis itu orang bisa melakukan analisis lebih lanjut untuk menemukan faktor-faktor yang lebih konkret yang memungkinkan terjadinya kemiskinan. Dalam hal ini, orang perlu mengidentifikasi lebih lanjut faktor-faktor dalam diri seseorang yang bisa menyebabkan terjadinya kemiskinan.


Loading...

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

en-PO

Loading...

Kategori

akuntansi ekonomi kewirausahaan manajemen pajak pkn politik sejarah seni budaya sosiologi

Popular Posts

  • Strategi Menghadapi Persaingan Bisnis
    Salah satu tantangan dalam berbisnis adalah pesaing dalam bisnis serupa. Persaingan dalam dunia bisnis memang akan selalu ada dan tak bi...
  • MANFAAT NERACA PEMBAYARAN DAN PERDAGANGAN
    a. Neraca Pembayaran Manfaat neraca pembayaran antara lain: · Keadaan keuangan yang terkait dengan pembayaran lua...
  • SOAL DAN JAWABAN KEBIJAKAN MONETER
    SOAL-SOAL : 1. Ekonomi moneter mempelajari hal-hal tentang …     A. meningkatkan produktivitas karyawan bank            ...
  • Arti dan Tujuan Konsumsi
    ARTI DAN TUJUAN KONSUMSI      Kegiatan konsumsi adalah kegiatan pemakaian suatu barang yang bersifat menghasilkan atau mengurangi nil...
  • Indikator Keberhasilan Persaingan Global dalam Penerapan Total Quality Management(TQM)
    Peningkatan Kualitas atau mutu merupakan hal penting dalam kehidupan apalagi disaat sekarang ini dimana kita menghadapi era globalisasi da...
  • Membuat Jurnal dan Menghitung Pajak Penghasilan
    Beban pajak penghasilan adalah beban terakhir yang dilaporkan setelah laba sebelum pajak. Beban pajak penghasilan biasanya tidak sama dengan...
  • Bentuk Laporan Keuangan Laba Rugi
    Laporan laba-rugi merupakan suatu laporan yang menggambarkan secara sistematis tentang penghasilan perusahaan dalam periode tertentu, biaya-...
Loading...

Arsip Blog

Ehcrodeh. Powered by Blogger.
Copyright © Humanesian. Template by : Petunjuk Onlene