× Home Daftar Isi Tentang Blog Contact Us
Menu

Humanesian

Economic and Accountant

Contoh Cara Menyusun Jurnal Penutup

akuntansi

Dalam penyusunan jurnal penutup bagian pertama ini, akan dijelaskan cara penyusunan jurnal penutup pada perusahaan yang berbentuk perseorangan. Dalam perusahaan perseorangan terdapat 4 (empat) jurnal penutup yang harus dibuat yaitu menutup rekening pendapatan, Rekening beban, rekening laba atau rugi yang dialami selama satu periode dan rekening Prive. Metode atau cara yang akan digunakan untuk menjelaskan penyusunan jurnal penutup dalam pembahasan ini adalah dengan metode penalaran dengan memanfaatkan logika yang mudah diterima. Untuk memulai pembahasan ini terlebih dahulu silahkan anda baca dan pahami data berikut ini:

Salon efi pada ahir bulan Mei 2012 memiliki data-data pendapatan jasa yang diperoleh, beban-beban yang dikeluarkan dan prive yang dilakukan selama satu bulan, adapun jumlah dari masing-masing akun tersebut adalah sebagai berikut:

Pendapatan bulan mei 2012         : Rp 3.250000

Beban-beban bulan mei 2012   
Beban Gaji                           : Rp 720.000
Beban Perlengkapan             : Rp 375.000
Beban Listrik dan telepon      : Rp 300.000
Beban Iklan                          : Rp 250.000
Beban penyusutan peralatan  : Rp 65.000
Beban Sewa                         : Rp 50.000
Beban Bunga                        : Rp 40.000
Total Beban                                 : RP 1.800.000

Prive bulan mei 2012                    : Rp 500.000

Data diatas dapat diambil dari kolom Neraca Saldo yang telah disesuaikan dalam neraca lajur atau kertas kerja, selain itu data tersebut juga dapat dilihat dari jurnal umum dan jurnal penyesuaian yaitu dengan cara mengelompokan saldo pendapatan, saldo beban dan prive. Dari data tersebut maka dapat ditemukan besarnya laba atau rugi yaitu dengan membandingkan antara saldo pendapatan dan saldo beban, dengan cara ini didapatkan saldo laba Rp 1.450.000 yang diperoleh dari perhitungan:
  Laba = Pendapatan - Beban
  Laba = 3.250.000 - 1.800.000
  Laba = Rp 1.450.000

RCTD-277 https://onlystream.tv/1sn0m26rpe7p
Setelah didapatkan saldo-saldo rekening atau akun yang harus dibuatkan jurnal penutup selanjutnya akan dibahas secara mudah dan cepat cara penyusunan jurnal penutup, silahkan baca dan pahami pembahasan berikut ini:

Cara Menyusun Jurnal Penutup Perusahaan Perseorangan

1. Menutup Rekening atau akun Pendapatan.
Saldo normal pendapatan (saat terjadi penerimaan atau penambahan pendapatan) berada diposisi kredit, sehingga karena kita akan menutup saldo pendapatan atau meng-enolkan (0) saldo pendapatan maka kita rubah posisinya menjadi kebalikannya yaitu "Debit"
Sedangkan yang berada diposisi Kredit adalah ikhtisar laba-rugi dengan jumlah saldo yang sama dengan saldo pendapatan.
Jadi Jurnal penutup untuk menutup rekening pendapatan salon efi pada bulan mei 2012 adalah :
         Pendapatan .............. Rp 3.250.000
                     Ikhtisar laba-rugi ........Rp 3.250.000

2. Menutup rekening Beban.
Saldo Normal Beban (saat terjadi pengeluaran beban) berada diposisi Debit, sehingga untuk menutup Rekening beban kita harus merubah posisi beban pada bosisi Kredit, dengan demikian saldo beban akan menjadi 0.Sedangkan yang berada diposisi debit adalah ikhtisar laba-rugi dengan jumlah saldo sesuai dengan jumlah saldo beban. Jadi Jurnal Penutup yang disusun salon efi pada bulan mei 2012 adalah :
    Ikhtisar laba rugi ............Rp 1.800.000
                Beban Gaji.............................     Rp 720.000
                Beban Perlengkapan...............     Rp 375.000
                Beban Listrik dan telepon........    Rp 300.000
                Beban Iklan............................     Rp 250.000
                Beban penyusutan peralatan....     Rp 65.000
                Beban Sewa...........................     Rp 50.000
                Beban Bunga..........................     Rp 40.000

3. Menutup Rekening Laba
Pada saat menutup akun pendapatan dan beban kita menggunakan akun ikhtisar laba rugi sebagai akun tanding dari pendapatan dan beban, dimana Ikhtisar laba rugi merupakan suatu "tempat penyimpanan" sementara yang akan digunakan pada proses  penutupan.  Kemudian  nilai  sisa  dari  Ikhtisar  laba  rugi  tersebut  akan dipindahkan kedalam modal.
Nah sekarang dalam penutupan rekening laba kita akan memindahkan saldo ikhtisar laba-rugi kedalam rekening modal, karena terjadi laba maka saldo laba ini akan menambah saldo modal, sehingga akun modal berada diposisi kredit sedangkan ikhtisar laba-rugi berada diposisi debit.
Jadi Jurnal Penutu yang disusun salon efi pada bulan mei 2012 adalah :
  Ikhtisar laba-rugi ..................Rp 1.450.000
              Modal ............................Rp 1.450.000

4. Menutup rekening prive
Saldo Normal rekening prive ( saat terjadi pengambilan sebagian modal pemilik) berada diposisi debit, sehingga untuk menutupnya saldo prive harus berada diposisi kredit, sedangkan yang berada diposisi debit adalah modal karena prive berpengaruh terhadap saldo modal yaitu mengurangi saldo modal.
Jadi Jurnal Penutup yang disusun salon efi pada bulan mei 2012 adalah:
   Modal ................ Rp 500.000
           Prive ...............Rp 500.000

Lanjutkan Membaca: Jurnal Penutup Bagian 2


Loading...

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

en-PO

Loading...

Kategori

akuntansi ekonomi kewirausahaan manajemen pajak pkn politik sejarah seni budaya sosiologi

Popular Posts

  • Contoh Soal Hitungan Perolehan Aktiva Tetap
    Soal latihan dalam postingan ini merupakan kelanjutan dalam pemahaman konsep aktiva tetap dalam akuntansi . Sebagaimana telah dijelaskan d...
  • Langkah dan Cara Penyusunan Kartu Piutang
    Dalam postingan sebelumnya telah dibahas Pengelolaan Kartu Piutang dalam bisnis yang menerangkan persiapan yang dilakukan dalam pencatata...
  • Contoh Soal dan Pembahasan Menyusun Jurnal Penutup
    Setelah dijelaskan pada bagian 1, tentang Cara Menyusun Jurnal Penutup , berikut kita lanjutkan pembahasan tentang jurnal penutup ini. ...
  • 20 Soal Pilihan Ganda PKN dan Kunci tentang Otonomi Daerah
    STANDAR KOMPETENSI      : 2. Memahami Pelaksanaan Otonomi Daerah KOMPETENSI DASAR          : 2.1. Mendeskripsikan pengertian otonomi daera...
  • Pencatatan Penghapusan Utang dalam Akuntansi
    Nilai Piutang yang tercatat pada neraca menurut pernyataan standar akuntansi keuangan indonesia adalah sebesar jumlah piutang yang jatuh t...
  • Defenisi dan Arti Aktiva Tetap
    Aktiva tetap dapat diartikan sebagai kekayaan perusahaan yang mempunyai nilai guna ekonomis jangka panjang yang digunakan untuk kegiatan ope...
  • Contoh Soal dan Pembahasan Penyusutan Aktiva Tetap
    Pada pembahasan sebelumnya telah diterangkan tentang jenis-jenis metode penyusutan aktiva tetap, agar pemahaman tentang metode penyusutan...
Loading...

Arsip Blog

Ehcrodeh. Powered by Blogger.
Copyright © Humanesian. Template by : Petunjuk Onlene