× Home Daftar Isi Tentang Blog Contact Us
Menu

Humanesian

Economic and Accountant

Kriteria Sistem Ekonomi yang Baik

ekonomi

Kriteria Sistem Ekonomi yang Baik Menurut Grossman (1984), sebuah sistem ekonomi dikatakan baik apabila dilihat dari dua aspek.

 1. Daya Tahan dan Daya Adaptasi 

 Daya tahan dan daya adaptasi sistem ekonomi ditunjukkan pada kemampuan dalam menghadapi ketidakpastian kondisi ekonomi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Ketidakpastian jangka pendek adalah ketidakpastian kondisi ekonomi yang terjadi dalam waktu kurang dari lima tahun. Ketidakpastian jangka pendek misalnya karena kegagalan panen.

Untuk itu, dalam sistem ekonomi harus ada kelembagaan yang mengatur masalah harga. Berbeda dengan ketidakpastian jangka pendek, ketidakpastian jangka panjang bisa terjadi dalam kurun waktu antargenerasi atau lebih dari 25 tahun.

Faktor-faktor penyebab ketidakpastian jangka panjang sangat beragam. Mengatasinya juga tidak hanya dengan mengandalkan peningkatan kemampuan teknis dan manajerial saja, melainkan dengan penyempurnaan kelembagaan-kelembagaan dalam perekono- mian.
 Grace https://woof.tube/stream/Y2oYcbTdYJR

 2. Unjuk Prestasi 

 Sistem ekonomi yang baik harus mampu menghasilkan hal-hal berikut ini.
 a. Kemakmuran Suatu negara dikatakan makmur jika pendapatan per kapita sangat besar dan terbagi secara rata.

 b. Pertumbuhan Salah satu syarat untuk mencapai kemakmuran adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

 c. Produktivitas Ukuran tingkat produktivitas umumnya adalah output dan input. Peningkatan produktivitas sangat mendukung pertumbuhan ekonomi. Jika produktivitas meningkat maka jumlah input (sumber daya) yang sama akan menghasilkan output yang lebih banyak.

d. Pemberdayaan Pemberdayaan adalah suatu proses di mana masyarakat atau pelaku ekonomi dapat mengalokasikan sumber dayanya sesuai bakat, kemampuan, dan keinginan mereka. Mereka juga mendapat balas jasa yang layak dan tidak khawatir terhadap masa depan usaha mereka.

 e. Terpeliharanya Lingkungan Hidup Sering kali pemanfaatan sumber daya yang berlebihan untuk meningkatkan pertumbuhan akan berakibat pada kerusakan lingkungan dan bahkan bencana alam. Semua ini justru akan mengurangi pertumbuhan ekonomi yang telah terjadi.


Loading...

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

en-PO

Loading...

Kategori

akuntansi ekonomi kewirausahaan manajemen pajak pkn politik sejarah seni budaya sosiologi

Popular Posts

  • Klasifikasi Kejahatan Internasional
    Tindak pidana internasional atau international crimes, baik menurut perjanjian-perjanjian internasional maupun di dalam hukum kebiasaan inte...
  • SOAL EKONOMI PERSIAPAN UJIAN NASIONAL I
    SOAL         Berikut penyebab-penyebab tidak terbatasnya kebutuhan manusia, kecuali..... a.         Pertambahan jumlah penduduk b...
  • SOAL DAN KUNCI JAWABAN KEGIATAN DAN SIKLUS OPERASI PERUSAHAAN DAGANG
    AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN MANUFAKTUR Karakteristik Perusahaan Manufaktur Perusahaan manufaktur (manufacturing firm) adalah perusa...
  • CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN PENCATATAN DAN PENGIKHTISARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
    SOAL DAN JAWABAN POKOK BAHASAN TAHAP PENCATATAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG KEDALAM JURNAL UMUM Berikut ini ditampilkan soal dan...
  • Cara Menyelesaikan Sengketa Internasional
    Metode-metode Diplomatik 1.)       Negosiasi Merupakan metode penyelesaian sengketa yang paling tradisional dan sederhana. Dalam meto...
  • HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA
    1).Hak dan Kewajiban dalam bidang Politik Diatur dalam pasal 27 ayat (1) dan pasal 28 yaitu tentang Hak yang sama dalam Hukum dan Hak yang ...
  • Pencatatan Penghapusan Utang dalam Akuntansi
    Nilai Piutang yang tercatat pada neraca menurut pernyataan standar akuntansi keuangan indonesia adalah sebesar jumlah piutang yang jatuh t...
Loading...

Arsip Blog

Ehcrodeh. Powered by Blogger.
Copyright © Humanesian. Template by : Petunjuk Onlene