× Home Daftar Isi Tentang Blog Contact Us
Menu

Humanesian

Economic and Accountant

Siapa Auditor Itu ?

audit

Pengertian Auditor - Dalam bahasa yang sederhana, Auditor adalah tukang periksa laporan keuangan.

Apakah laporan keuangan tersebut telah wajar atau tidak ?

Telah sesuai dengan prinsip prinsip akuntansi yang berlaku atau tidak ?

Orang atau pihak yang memeriksa disebut dengan AUDITOR

Sebelumnya saya telah menulis mengendai dasar dasar dari pengertian audit mungkin bisa membantu menambah pemahaman karena artikel ini juga berkaitan.
GDHH-174  https://onlystream.tv/qlud3cnj0yy1

Pengertian Auditor 

auditor adalah
Pengertian Auditor
Siapa Auditor itu ?

Auditor adalah seseorang yang menyatakan suatu pendapat atas suatu laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, dalam hal kewajaran pada seluruh hal yang sifatnya material, posisi keuangan serta arus kas yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia

Jika dilihat dari sudut profesi akuntan publik.

Auditor adalah seorang yang melakukan pemeriksaan (examination) secara obyektif terhadap laporan keuangan suatu perusahaan yang bertujuan untuk menentukan apakah laporan keuangan yang telah disusun tersebut menyajikan informasi keuangan secara wajar, dalam segala hal yang bersifat material, posisi keuangan serta hasil usaha entitas bisnis atau perusahaan tersebut.

Auditor bisa dibagi menjadi dua.

Auditor Internal dan Auditor Eksternal.

Auditor internal adalah auditor yang juga bisa sebagai karyawan dalam perusahaan tempat dia berada

Sedangkan auditor eksternal yang biasa dikenal sebagai akuntan publik merupakan auditor independen yang berada diluar lingkungan perusahaan.

Prosedur Auditor  

  1. Tahap Perencanaan, Sebagai suatu perencanaan mutlak harus dilakukan supaya auditor bisa mengenal benar objek yang nantinya akan diperiksa sehingga bisa menghasilkan program audit yang disusun sedemikian rupa supaya dalam pelaksanaannya dapat berjalan secara efektif serta efisien.
  2. Tahap mengidentifikasi resiko dan kendali, tahapan ini berguna untuk memastikan qualified resource telah dimiliki, dalam hal ini aspek sumber daya manusia yang telah berpengalaman dan juga referensi praktek praktek yang terbaik.
  3. Mengevaluasi atas kendali serta mengumpulkan berbagai bukti dengan berbagai cara teknis termasuk diantaranya observasi, survei, interview, serta review dokumentasi.
  4. Mendokumentasikan serta mengumpulkan semua temuan dan mengidentifikasikannya dengan audit.
  5. Menyusun laporan. Tahap ini mencakup tujuan atas pemeriksaan, sifat, serta tingkat kedalaman pemeriksaan yang telah dilakukan.

Spesifikasi seorang auditor didalam sebuah perusahaan :

1. Berada dibawah Dewan Komisaris

Staf internal audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.

Hal lni disebabkan perusahaan memerlukan bentuk pertanggung jawaban yang lebih besar, termasuk seorang direktur utama bisa diteliti oleh seorang internal auditor.

Pada kasus ini, bagian pemeriksa internal sebenarnya adalah alat pengendalian terhadap performa manajemen yang dimonitor oleh pihak komisiaris perusahaan.

Hal ini menandakan bahwa internal memiliki kedudukan yang kuat didalam organisasi perusahaan.

2. Berada dibawah Direktur Utama

Didalam sistem ini seorang auditor internal bertanggung jawab kepada direktur utama.

Sistem ini umumnya jarang digunakan mengingat direktur utama yang terlalu sibuk dengan tugasnya yang berat yang kemungkinan tak sempat mempelajari laporan hasil pemeriksaan yang disusun auditor internal.

3. Berada dibawah Kepala Bagian Keuangan

Didalam sistem ini kedudukan auditor internal didalam struktur organisasi sebuah perusahaan berada pada posisi dibawah koordinasi dari kepala bagian keuangan.

Bagian auditor Internal bertanggung-jawab kepada kepala keuangan perusahaan atau biasanya disebut sebagai Controller.

Namun perlu untuk diketahui bahwa umumnya kepala bagian keuangan juga bertanggung-jawab atas persoalan mengenai keuangan dan akuntansi perusahaan.



Loading...

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

en-PO

Loading...

Kategori

akuntansi ekonomi kewirausahaan manajemen pajak pkn politik sejarah seni budaya sosiologi

Popular Posts

  • Pencatatan Penghapusan Utang dalam Akuntansi
    Nilai Piutang yang tercatat pada neraca menurut pernyataan standar akuntansi keuangan indonesia adalah sebesar jumlah piutang yang jatuh t...
  • Membuat Jurnal dan Menghitung Pajak Penghasilan
    Beban pajak penghasilan adalah beban terakhir yang dilaporkan setelah laba sebelum pajak. Beban pajak penghasilan biasanya tidak sama dengan...
  • Bentuk Laporan Keuangan Laba Rugi
    Laporan laba-rugi merupakan suatu laporan yang menggambarkan secara sistematis tentang penghasilan perusahaan dalam periode tertentu, biaya-...
  • Soal dan Pembahasan tentang Fungsi Permintaan dan Penawaran
    SOAL DAN JAWABAN POKOK BAHASAN KONSUMSI,TABUNGAN, DAN INVESTASI Berikut ini akan ditampilkan beberapa contoh soal mengenai permitaan,  pen...
  • HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA
    1).Hak dan Kewajiban dalam bidang Politik Diatur dalam pasal 27 ayat (1) dan pasal 28 yaitu tentang Hak yang sama dalam Hukum dan Hak yang ...
  • Cara Menyelesaikan Sengketa Internasional
    Metode-metode Diplomatik 1.)       Negosiasi Merupakan metode penyelesaian sengketa yang paling tradisional dan sederhana. Dalam meto...
  • Klasifikasi Kejahatan Internasional
    Tindak pidana internasional atau international crimes, baik menurut perjanjian-perjanjian internasional maupun di dalam hukum kebiasaan inte...
Loading...

Arsip Blog

Ehcrodeh. Powered by Blogger.
Copyright © Humanesian. Template by : Petunjuk Onlene