× Home Daftar Isi Tentang Blog Contact Us
Menu

Humanesian

Economic and Accountant

Arti Debit dan Kredit dalam Transaksi Akuntansi

akuntansi

Terjadinya berbagai macam transaksi keuangan pada sebuah perusahaan atau kantor, mengharuskan perusahaan membuat sebuah catatan akuntansi keuangan yang jelas dan rinci sehingga pada akhirnya bisa dibuat laporan keuangan yang baik. Dalam transaksi keuangan atau transaksi akuntansi dikenal istilah debit dan kredit. Istilah ini sudah sangat umum digunakan dalam berbagai pencatatan keuangan baik secara sederhana maupun yang sudah terstruktur dengan baik.

Dalam sebuah transaksi akuntansi terdapat lima unsur pokok atau unsur transaksi yaitu harta, utang atau kewajiban, modal, pendapatan dan biaya atau beban.

Transaksi akuntansi dimulai dengan pencatatan sumber dokumen berupa nota pembelian, kuitansi pembayaran dan lain-lain.

Semua itu dicatat dengan sistem akuntansi sehingga pada akhirnya bisa didapatkan sebuah laporan keuangan yang baik. Laporan keuangan sendiri terdiri dari laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas dan catatan atas transaksi keuangan.
Debit dan kredit digunakan untuk membedakan penambahan dan pengurangan dari setiap akun. Akun sendiri adalah istilah untuk menyebut persamaan akuntansi, yaitu Harta = kewajiban + modal. Uuntuk memahami persamaan dasar akuntansi lebih detail silahkan pahami pembahasan penafsiran persamaan dasar akuntansi. Istilah debit dan kredit dalam persamaan akuntansi ini digunakan untuk mencatat penambahan akun harta, kewajiban atau modal. Debit digunakan untuk mencatat pengurangan nominal keuangan, sedangkan kredit digunakan untuk mencatat penambahan nominal keuangan. Dalam peletakannya, debit dan kredit berada pada sisi yang berlawanan. Debit berada di sebelah kiri dan kredit berada di sebelah kanan.
FSET-855 https://onlystream.tv/e9bmklujmx9q
Dalam setiap transaksi debit harus diikuti transaksi kredit yang menjadi lawan atau sisi yang berbeda. Anda hanya harus memahami ke mana transaksi yang terjadi tersebut harus dicatat, di sisi debit-kah atau di sisi kredit.

Untuk memahami hal tersebut perlu diketahui sifat-sifat golongan akun. Jika harta dan beban bertambah maka akan masuk debit, jika berkurang maka masuk kredit.

Jika pendapatan, modal dan utang bertambah maka masuk sisi kredit, jika berkurang masuk sisi debit. Hal ini perlu dipahami dengan baik sehingga akan memudahkan dalam menentukan debit dan kredit pada sebuah transaksi akuntansi, untuk lebih jelasnya tentang proses memahami perlakuan yang tepat terhadap pencatatan akun ke debit atau ke posisi kredit dapat dipahami dalam post analisa bukti transaksi keuangan.

Kesimpulan
Dalam sebuah konsep akuntansi terdapat lima unsur pokok dalam pencatatan transaksi keuangan yang terjadi yaitu harta, utang atau kewajiban, modal, pendapatan dan biaya atau beban. Unsur-unsur tersebut dicatat ke dalam debit dan kredit secara berpasangan atau double entry.


Loading...

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

en-PO

Loading...

Kategori

akuntansi ekonomi kewirausahaan manajemen pajak pkn politik sejarah seni budaya sosiologi

Popular Posts

  • Pencatatan Penghapusan Utang dalam Akuntansi
    Nilai Piutang yang tercatat pada neraca menurut pernyataan standar akuntansi keuangan indonesia adalah sebesar jumlah piutang yang jatuh t...
  • Membuat Jurnal dan Menghitung Pajak Penghasilan
    Beban pajak penghasilan adalah beban terakhir yang dilaporkan setelah laba sebelum pajak. Beban pajak penghasilan biasanya tidak sama dengan...
  • Bentuk Laporan Keuangan Laba Rugi
    Laporan laba-rugi merupakan suatu laporan yang menggambarkan secara sistematis tentang penghasilan perusahaan dalam periode tertentu, biaya-...
  • 20 Soal Pilihan Ganda PKN dan Kunci tentang Otonomi Daerah
    STANDAR KOMPETENSI      : 2. Memahami Pelaksanaan Otonomi Daerah KOMPETENSI DASAR          : 2.1. Mendeskripsikan pengertian otonomi daera...
  • SOAL DAN JAWABAN KEBIJAKAN MONETER
    SOAL-SOAL : 1. Ekonomi moneter mempelajari hal-hal tentang …     A. meningkatkan produktivitas karyawan bank            ...
  • 10 Kantor Akuntan Publik Besar di Indonesia
    Kantor Akuntan Publik di Indonesia -  Sebelumnya saya sudah tulis artikel tentang pengertian dan syarat syarat mendirikan KAP di Indonesia, ...
  • Peranan IMF dalam Stabilitas Perekonomian Indonesia
    Pada tahun 1967 Indonesia kembali kerjasama dengan IMF dengan kuota SDR 2 milyar. Sebelumnya juga pernah memberikan pinjaman pada Orde La...
Loading...

Arsip Blog

Ehcrodeh. Powered by Blogger.
Copyright © Humanesian. Template by : Petunjuk Onlene